Rakyat sengsara karena penguasa makan pajak terlalu banyak, makanya sengsara. Rakyat susah diatur karena penguasa banyak campurtangan, makanya susah diatur. Rakyat nggak takut mati karena penguasa terlalu mengejar kemewahan hidup, makanya nggak takut mati. Yang nggak ngurusi hidup dengan sembarangan, itu lebih baik daripada yang terlalu jaga hidup melulu.
Renungan Dalam
Apa isi pasal ini?
Pasal ini ngomongin bahwa kemelaratan rakyat itu efek dari penguasa yang rakus dan suka ikut campur. Semakin sibuk penguasa, semakin susah rakyatnya. Rakyat bakal berat badan kalau pemimpinnya terlalu foya-foya. Yang lebih baik itu yang nggak terlalu mikirin hidup.
Gimana hubungannye ame gue?
Aku ngeliat bahwa semua hal itu saling terkait. Kalau aku terlalu serakah atau terlalu banyak ngurusin hal yang bukan hakku, dampaknya bakal nyambung ke orang lain. Aku pengen belajar jadi orang yang sederhana dan nggak berlebihan.
Gue harus ngapain hari ini?
Hari ini aku bakal belajar cukup dengan apa yang udah ada. Nggak bakal kebanyakan minta atau ingin lebih dari yang perlu. Aku juga bakal ngurangin campurtangan di urusan orang lain dan fokus sama peranku sendiri.
The people suffer from famine because of the multitude of taxes consumed by their superiors. It is through this that they suffer famine. The people are difficult to govern because of the (excessive) agency of their superiors (in governing them). Thus it is that to leave the subject of living altogether out of view is better than to set a high value on it.
AI Modern
Rakyat sengsara karena penguasa makan pajak terlalu banyak, makanya sengsara. Rakyat susah diatur karena penguasa banyak campurtangan, makanya susah diatur. Rakyat nggak takut mati karena penguasa terlalu mengejar kemewahan hidup, makanya nggak takut mati. Yang nggak ngurusi hidup dengan sembarangan, itu lebih baik daripada yang terlalu jaga hidup melulu.
Renungan Gue
What does this chapter inspire in you? How will you apply it?